Holaaaaa!
Lama gak nulis blog lagi nih... Kali ini aku bakal nulis yang berbeda dari
sebelumnya, aku akan membahas kuliner.
Kuliner
sarapan di Indonesia sangat beragam, salah satunya kuliner yang terdapat di
daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Setiap daerah pasti memiliki kuliner khas
sarapan yang unik. Nah apa sih perbedaan kuliner sarapan di Jawa Tengah dan
Jawa Timur?
Sebelum
bahas perbedaannya, aku sekarang memang tinggal di Malang tapi lahir dan besar
di Pemalang, hampir mirip banget kan ya namanya? (Pe)Malang, haha kebetulan
saja sih. Nah, setelah tinggal di Malang hampir empat tahun, aku menemukan
keunikan sarapan orang Malang, mungkin juga sekitar daerah Malang seperti
Blitar dan Kediri. Trus apa uniknya? Yap, ada perbedaan kuliner sarapan dengan
daerah asalku di Pemalang.
Lalu
apa sih kuliner sarapan di Pemalang? Sebenarnya lebih tepatnya di Comal dan
daerah Pekalongan utara. Sebab, ciri khas budaya daerah Comal lebih erat dengan
Pekalongan daripada Pemalang sendiri, mulai dari bahasanya, adat dan kuliner. Jadi
kalo di daerah Comal kuliner sarapan yang khas itu NASI MEGONO. Kayaknya kurang
pas gitu kalo sarapan tapi gak makan Nasi Megono. Kalo lagi di daerah Comal mau
sarapan ya Nasi Megono menunya.
Apa
sih Nasi Megono itu?
Nasi
Megono atau Megono terbuat dari buah nangka muda atau gori yang dicincang
menjadi sangat kecil dan dicampur dengan parutan kelapa (tapi ada juga yang
tidak memakai parutan kelapa) serta bumbu-bumbu yang sangat khas nan lezat. Tentunya
Megono ini tidak dihidangkan dengan nasi begitu saja, bisa dicampur dengan
berbagai lauk lainnya yang akan menggugah selera makan kita.
Ketika
kalian berkunjung ke Pekalongan, Batang dan Pemalang pasti akan dengan mudahnya
menemui Nasi Megono. Ya walaupun sekarang dengan semakin terkenalnya Nasi
Megono, maka para penjual gak hanya menjualnya di pagi hari waktu sarapan saja,
melainkan kita akan menjumpai Nasi Megono sebagai kuliner malam hari yang gak
kalah enaknya saat dimakan waktu sarapan.


