Kamis, 16 April 2015

Keindahan Pantai 3 Warna Malang

Pantai 3 warna
pantai 3 warna, Malang (dok.pribadi)

pantai 3 warna, Malang (dok.pribadi)


Hoolllaaaaaa! Wah akhirnya blog ini ada postingan terbarunya juga ya setelah sekian lama menghilang. Karena aku kangen corat-coret di blog lagi ya akhirnya muncul lah postingan ini.
Ceritanya aku sama temen-temen itu liburan setelah UTS semester 6 (wah udah tua ya) hihihi.
Jadi kemarin (kamis, 16 April 2015) aku bersama 7 orang teman sastra Cina UB akhirnya bisa liburan juga setelah menghadapi UTS semester 6 yang begitu mengasyikan (pura-pura aja biar keren, padahal mah...hahaha)

Kami mbolang ke pantai 3 warna di malang selatan. Horeeee!
Dari nama pantainya sendiri udah nunjukin kalo pantai ini memiliki 3 warna, konon sih ada warna biru, hijau, dan merah. Mungkin di foto ini sedikit keliatan kali ya (?)
Malang itu memang menyimpan sejuta pesona keindahan ciptaan-Nya yang begitu menakjubkan lho. Jadi gak nyesel deh aku bisa kuliah di Malang, belajar sekaligus travelling jadi bisa lebih murah kan untuk pengeluaran biaya travellingnya. Hehehe
Nah, salah satunya yaitu keindahan pantai di sepanjang malang selatan yang tidak kalah jauh indahnya dibanding pantai di Bali atau Lombok sekalipun. Pantai di malang selatan itu masih sepi banget, masih alami karena belum banyak orang yang berkunjung juga karena memang rata-rata masih baru dibuka.

Kami berangkat dari kota Malang sekitar jam 10.30 WIB dan sampai di wilayah malang selatan sekitar jam 12.30 WIB, jadi lama perjalanan yang ditempuh sekitar 2 jam dengan menggunakan sepeda motor. Perjalanan ke malang selatan melewati pegunungan yang berliku-liku jadi lumayan menantang sebelum sampai di pantai yang memiliki sejuta keindahan.
Pantai 3 warna terletak berderetan dengan pantai Goa Cina dan Bajulmati yang sudah lumayan terkenal. Jadi kalo mau ke pantai 3 warna itu sebelum sampai ke pantai Goa Cina belok ke arah kiri mengikuti papan penunjuk bertuliskan “pantai clungup”. Ya, karena pantai 3 warna memang termasuk ke dalam wilayah pantai clungup, yang di dalamnya juga terdapat pantai gatra. Jadi satu tujuan bisa dapat tiga tempat sekaligus.

Perjalanan menuju pintu masuk pantai 3 warna harus melewati jalan setapak yang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki atau naik sepeda motor, jadi mobil tidak bisa masuk. Kemudian jalan setapak tersebut juga setengahnya belum disemen jadi masih tanah biasa, sehingga kalo hujan akan menjadi sangat licin untuk dilalui sepeda motor. Karena jalannya sangat sempit jadi kalo sepeda motor berpapasan salah satunya juga harus minggir berhenti.
Setelah melewati jalan setapak sekitar 1-2 km kita akan sampai di pintu masuk pantai clungup. Di pos masuk kita akan bertemu dengan petugas yang memberikan informasi mengenai tata cara masuk ke pantai. Wah, ada tata cara masuknya segala ya? Yap, karena pantai clungup merupakan pantai konservasi yang masih baru. Dulunya kawasan pantai clungup ini merupakan kawasan pantai yang ekosistem tumbuhan tembakaunya yang rusak. Namun, karena bantuan dari beberapa lembaga akhirnya masyarakat sekitar sadar dan berbenah untuk memperbaiki lingkungan ekosistem tumbuhan tembakau tersebut. Setelah beberapa tahun ekosistem tembakau mulai baik akhirnya warga sekitar pun membuka pantai clungup menjadi sebuah pantai wisata konservasi yang sangat mengedukasi.

Wah, seru ya wisata ke pantai tapi juga bisa mendapatkan edukasi. Jadi, karena pantai ini merupakan pantai konservasi maka edukasi yang bisa kita dapat yaitu tentang sampah. Ya, sebagian besar kalo kita berkunjung ke sebuah tempat wisata pasti kan membawa sampah tapi belum ada kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya sehingga menyebabkan tempat wisata alam tersebut menjadi rusak dan kotor.
Nah, di pantai ini sistemnya yaitu sampah yang kita bawa masuk (maksudnya smpah disini itu plastik non organik seperti tempat makanan dan minuman yang kita bawa) akan didata terlebih dahulu di pos masuk. Kemudian, setelah kita keluar juga akan dicek lagi sampah yang kita bawa masuk tadi. Jadi, apabila kita keluar tidak membawa sampah maka akan didenda sebesar Rp 100.000. sangat mendidik kan teman-teman untuk melatih kita sadar membuang sampah pada tempatnya saat kita berwisata?

Selain itu berkaitan dengan konservasi pantai kita juga ditawarkan untuk menanam pohon tembakau melalui donasi yang kita sumbangkan. Asyik dan seru kan teman-teman? Jadi selain kita berwisata juga bisa berdonasi untuk konservasi keselamatan lingkungan tembakau di pantai? Waaaah seru ya!
Setelah dari pintu masuk tadi, kita akan melanjutkan perjalanan ke pantai 3 warna dengan berjalan kaki melewati hutan tembakau selama kurang lebih 45 menit. Capek sih memang karena lumayan jauh dan harus melewati bukit-bukit. Tapi perjalanan akan sedikit terhibur dengan melihat hutan tembakau dan pantai clungup yang kita lewati. Seru lho! Apalagi jalan sama teman-teman kita sendiri kan. Oh iya, kelompok kami juga ketambahan kelompok lain yang Cuma 3 orang, kasihan kan kalo mereka Cuma bertiga. Jadi semakin rame semakin asyik!
Oh iya, FYI untuk masuk ke pantai 3 warna itu ada kuotanya lho! Jadi tidak semuanya bebas masuk sembarangan. Jadi masuk ke pantai 3 warna berkelompok-kelompok gitu. Hal ini dilakukan demi untuk menjaga ekosistem lingkungan tembakau dan pantai tetap baik. Keren kan?

contoh hutan bakau yang dilewati

Nah ini dia foto-foto yang kami ambil, setelah lelah berjalan tapi dibayar lunas kan dengan keindahan pantai 3 warna ini? 
baru nyampe nih

kami siap snorkling

kami siap snorklig 2

aku siap snorkling

foto ini lumayan kelihatan 3 warnanya: biru, hijau, merah


Untuk aktivitas yang bisa kita lakukan yaitu snorkling di pantai 3 warna, waaaaah asyik dan seruuuuu abissss kan? Kita bisa melihat terumbu karang dan berbagai macam ikan hias yang cantik-cantik lho. So, gak usah jauh-jauh dan mahal-mahal ke Bali, Lombok, Bunaken, atau Karimun Jawa kan?
Tapi pas snorkling hati-hati ya jangan sampai kalian menginjak atau menyentuh terumbu karang karena selain bisa merusaknya juga bisa melukai tubuh kalian. Karena terumbu karang tajam-tajam guys, kalo tubuh kita kena gores lumayan lah perihnya. hehehe
snorkling

kalo punya kamera go pro saat snorkling kalian bisa liat seperti ini lho!
http://images.detik.com/customthumb/2012/05/09/1025/img_20120509170114_4faa406a5759d.jpg?w=600
tapi sayangnya kami tidak punya kamera go pro, jadi ya tidak ada dokumentasi. tapi sungguh memang bagus lho pemandangan bawah airnya.

Untuk fasilitas sudah terdapat kamar mandi di pos masuk. Nah saran untuk kalian yang mau berkunjung kesana, lebih baik jika kalian ngecamp disana pastinya akan lebih seru dan lebih menikmati tanpa terburu-buru oleh waktu.
HTM: Rp 6.000/orang
Sewa alat snorkling lengkap: Rp 15.000/set
Jasa Guide: Rp 75.000/guide
Jam buka (khusus pantai 3 warna): pagi sampai jam 14.00
Perlengkapan yang perlu dibawa untuk sehari (karena sebagian dari kami salah kostum):
1.       Perlengkapan pribadi (baju ganti, alat mandi, dll)
2.       Obat-obatan (betadine untuk mengobati luka gores akibat terkena terumbu karang), tetes mata (kalo abis snorkling mata jadi lumayan perih), dll.
3.      Makanan &minuman (karena kita akan lapar setelah snorkling dan disana tidak ada penjual makanan & minuman)
4.      Perlengkapan lain yang sekiranya perlu untuk dibawa